Rangkuman Materi Usaha Kartu Kredit ( Credit Card ), Solusi Cepat Melakukan Transaksi




Rangkuman Materi Usaha Kartu Kredit ( Credit Card ), Solusi Cepat Melakukan Transaksi  

Credit Card Solusi Tercepat Teraman Dan Tepat Sasaran Di Dalam Melakukan Transaksi Skala Besar


Ketika zaman dituntut untuk serba cepat didalam memenuhi dan melakukan kegiatan sendi – sendi perekonomian pada masyarakat Indonesia maka  pada era  globalisasi persaingan disektor ekonomi tidak bisa untuk dibendung lagi, disusul dengan diadakannya perjanjian masyarakat ekonomi ASEAN maka setiap anggota negara – negara se Asia Tenggara pun mulai menunjukkan taring nya disektor ekonomi tak terkecuali Negara Indonesia maka untuk bisa bersaing diantara negara – negara Asia Tenggara maka disini pemerintah Indonesia telah mencetuskan kebijakan – kebijakan yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian NKRI salah satunya adalah program penyedian Usaha Kartu Kredit (Credit Card) yang mana fungsinya untuk melakukan kegiatan pembiayaan untuk pembelian barang dan/atau jasa dengan menggunakan kartu kredit  untuk perusahaan – perusahaan baru yang ingin meningkatkan kualitas didalam melakukan transaksi – transaksi dengan cepat dan tepat sasaran. Sehingga melihat latar belakang diatas penulis ingin menjelaskan terkait program penyedian Usaha Kartu Kredit (Credit Card) yang telah diberlakukan di Negara Indonesia dan sejauh mana program ini telah berjalan, maka penjelasan penulis disini diawali dengan jenis – jenis atau macam – macam Lembaga Pembiayaan dan pengertian serta fungsi dari penyedian Usaha Kartu Kredit (Credit Card) yaitu antara lain adalah sebagai berikut :

Rangkuman Materi Usaha Kartu Kredit ( Credit Card ), Solusi Cepat Melakukan Transaksi   


Pengertian Lembaga Pembiayaan
Lembaga Pembiayaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang  modal. (Pasal 1 angka (1) Perpres No.9 Tahun 2009)
Usaha Kartu Kredit (Credit Card) adalah kegiatan pembiayaan untuk pembelian barang dan/atau jasa dengan menggunakan kartu kredit. (Pasal 1 angka (8) Perpres No.9 Tahun 2009)
Kartu Kredit adalah alat pembayaran melalui jasa bank/perusahaan pembiayaan dalam transaksi jual beli barang/jasa, atau alat untuk menarik uang tunai dari bank/perusahaan pembiayaan. (Abdulkadir Muhammad dan Rilda Murniati)

UNSUR –UNSUR KARTU KREDIT
#  SUBJEK KARTU KREDIT
#  OBJEK KARTU KREDIT
                @ Barang/jasa yg diperdagangkan (merchandise)
                @ harga yg dibayar pemegang kartu kredit
                @ dokumenjual beli yg terbit dari transaksi jual beli
# PERISTIWA KARTU KREDIT
1)      Perjanjian penerbitan kartu kredit ---- perjanjian pinjam pakai habis (Pasal 1754-1773 KUHPdt)
2)      Perjanjian penggunaan kartu kredit ---- perjanjian jual beli (Pasal 1457-1518 KUHPdt)
# HUBUNGAN KARTU KREDIT
# JAMINAN KARTU KREDIT
Kepercayaan dan pembayaran tagihan

PIHAK-PIHAK DALAM KARTU KREDIT

          Penerbit (Issuer)
          Pihak yg mengeluarkan dan mengelola kartu kredit
          Terdapat Gold Card dan  Classic Card

          Pemegang Kartu (Card Holder)
          Pihak yg namanya tercantum dlm perjanjian penerbitan kartu kredit
          Terdapat  Basic Card Holder dan Supplementary Card Holder

          Penjual/ pengusaha dagang (Merchant)
          Pihak yg menerima pembayaran dr transaksi perdagangan barang/jasa yg dilakukan dng menggunakan kartu kredit

          Acquirer
          Pihak perantara dlm pengelolaan penggunaan kartu kredit terutama dlm hal penagihan dan pembayaran yg terjadi antara penjual dan penerbit

DASAR PENGATURAN KARTU KREDIT        

Dasar hukum substantive
 Perjanjian diantara para pihak berdasarkan asas “ kebebasan berkontrak”. Antara perusahaan financial sebagai kreditur dengan konsumen sebagai debitur.
Pasal 1338 (1) KUH Perdata
“suatu perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai UU bagi yang membuatnya”.
Terdapat 2 bentuk perjanjian:
1)      Perjanjian penerbitan kartu kredit
2)      Perjanjian penggunaan kartu kredit
Dasar hukum administrasi
Keppres No.61 Tahun 1988 tentang Lembaga pembiayaan dicabut dengan Perpres No 9 Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan
Peraturan Menteri Keuangan RI No.84/PMK.012/2006

KLASIFIKASI KARTU KREDIT (berdasar fungsinya)

          CHARGE CARD
Merupakan Kartu Kredit dimana pemegang Kartu harus melunasi semua tagihan yang terjadi atas dirinya sekaligus pada saat jatuh tempo.

          CREDIT CARD
Merupakan suatu sistem dimana Pemegang Kartu dapat melanusi tagihan yang terjadi atas dirinya sekaligus atau secara angsuran pada saat jatuh tempo

          DEBET CARD
Merupakan Kartu yang pembayaran atas tagihan nasabah melalui pendebitan atas rekening yang ada di bank penerbit kartu.

          CASH CARD
Merupakan Kartu sebagai alat penarikan uang tunai pada ATM maupun secara langsung pada Teller Bank Penerbit Kartu

          CHECK GUARANTEE CARD
Merupakan kartu yang menjamin setiap pembayaran dengan cek oleh pemegang kartu (jaminan cek)

KLASIFIKASI KARTU KREDIT (berdasar  wilayah berlakunya)

          KAERTU KREDIT NASIONAL
Merupakan jenis kartu kredit yang hanya berlaku dan digunakan sebagai alat pembayaran di suatu wilayah negara tertentu saja.

          KARTU KREDIT INTERNASIONAL
Merupakan jenis kartu kredit yang hanya berlaku dan digunakan sebagai alat pembayaran internasional

KEUNTUNGAN  KARTU KREDIT

          Pemegang Kartu  (Card Holder):
          Kemudahan dalam berbelanja dengan fasilitas kredit.
          Kemudahan memperoleh uang tunai.
          Bagi sebagian orang dapat dianggap sebagai bonafiditas
          Tidak perlu membawa banyak uang tunai dan aman
          Sistem pembayaran fleksibel
          Penerbit (Issuer):
          Iuran Tahunan yang dikenakan kepada setiap Card Holder
          Bunga yang dikenakan kepada Card Holder.
          Biaya Administrasi
          Biaya Denda atas keterlambatan pembayaran
          Discount dari merchant
          Interchange fee
          Penjual (Merchant):
          Meningkatkan omzet Penjualan/turn over
          Sebagai bentuk peningkatan pelayanan.
          Aman karena tidak memegang uang tunai hasil penjualan
          Pembayaran atas penjualan dijamin oleh Issuer
          Mengurangi beban pembukuan
          Mencegah nasabah lari ke pesaing

KERUGIAN:
          1) Cenderung boros
          2) Merchant membebankan biaya setiap transaksi
          3) Limit terkadang terlalu kecil
          4) Kesulitan menagih pembayaran bagi penerbit

Trasir adalah cara melakukan pengawasan dan pemeriksaan dengan jalan menelusuri proses suatu keadaan atau masalah kepada sumber atau bahan pembuktian.




                                   



0 Response to "Rangkuman Materi Usaha Kartu Kredit ( Credit Card ), Solusi Cepat Melakukan Transaksi "

Post a Comment