Contoh Surat Aduan Pelanggaran Kode Etik

Contoh Surat Aduan Pelanggaran Kode Etik

Contoh Surat Aduan Pelanggaran Kode Etik


 Tulungagung, 05 Mei 2016
Perihal             : Pengaduan Pelanggaran Kode Etik
Lampiran         :
Kepada Yang Terhormat :
Ketua Dewan Kehormatan
 Dewan Perngurus Daerah Jawa Timur
Di Kabupaten Tulungagung

Dengan Hormat
Yang bertandatangan dibawah ini :
Mochamad Handi Zulkarnain,S.H. Advokat/ Penasehat hukum berkantor di jalan pahlawan no 3 Tulungagung Jawa Timur
Yang selanjutnya disebut SEBAGAI PENGADU

Dengan ini mengajukan pengaduan terhadap
RESSA,S.H. Advokat/Penasehat Hukum beralamat di Kantor hukum RESSA,S.H dan Rekan beralamat dijalan Trembalang No 2 Tulungagung Jawa Timur
Yang selanjutnya disebut SEBAGAI TERADU

Adapun mengenai duduk perkaranya adalah sebagai berikut :
Bahwa pengadu sebagaimana tersebut diatas telah  mengadukan teradu yang dianggap telah melakukan pelanggaran Kode Etik Advokat, dengan alsan-alasan sebagai berikut :
Pengadu hendak mengadukan Teradu Yang dianggap Telah melanggar Kode Etik Advokat Indonesia maupun Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat, agar Dewan Kehormatan Daerah PERADI Jawa Timur dapat menindaklanjuti pengaduan ini, demi perbaikan kualitas Penegak Hukum di Indoonesia.  
1.      Bahwa pada awal oktober, saling berhadapan dalam sebuah persidangan di pengadilan Negeri Semarang mewakili Kliennya masing-masing dalam sebuah perkara hukum yang sama. Upaya mediasi telah dilakukan akan tetapi tidak mencapai kesepakatan hingga persidangan dilanjutkan dengan pembacaan Gugatan oleh Teradu dan kemudian di Jawab oleh  Pengadu
2.      Bahwa atas jawaban pengadu , teradu kemudian memberikan tanggapannya (Replik) menggunakan kata kata yang tidak sopan serta tidak menghargai pengadu sebagai Teman Sejawat
3.      Bahwa dalam tanggapan (Replik) Teradu tersebut menggunakaan kata-kata “ Kuasa Hukum Tergugat harus kuliah hukum lagi sehingga kuasa hukum tergugat mengerti hukum dan tidak tersesat dalam melakukan tindakan hukum” hal tersebut telah menyinggung perasaan pengadu dan membuat marah pengadu
4.      Bahwa berdasarkan fakta-fakta yang dikemukakan sudah selayaknya pengadu dikatakan telah melanggar pasal 5 huruf (A)Kode Kode Etik Advokat Indonesia yang menyatakan bahwa Hubungan antara teman sejawat Advokat harus dilandasi sikap saling menghormati, saling menghargai dan saling mempercayai
5.      Bahwa dalam replik teradu yang telah disampaikan dalam persidangan perdata di Pengadilan Negeri Semarang sudah selayaknya apabila teradu dikatakan melanggar Pasal 5 Huruf B Kode Etik Advokat Indonesia yang Menyatakan Bahwa” Advokat jika membicarakan teman sejawat atau jika berhadapan satu sama lain dalam sidang pengadilan, hendaknya tidak penggunakan kata-kata yang tidak sopan baik secara lisan maupun tertulis”.
6.      Bahwa pengadu sangat keberatan dengan tindakan yang dilakukan pengadu sehingga seudah selayaknya teradu dikatakan telah melanggar Pasal 5 huruf c Kode Etik Advokat Indonesia yang berbunyi “ Keberatan-keberatan terhadap tindakan teman sejawat yang dianggap bertentangan dengan Kode Etik Advokat harus diajukan kepada Dewan Kehormatan untuk diperiksa dan tidak dibenarkan untuk disiarkan melalui media massa atau cara lain.”
7.      Bahwa Tindakan teradu yang mencerminkan ketidak patuhan terhadap Kode Etik Advokat Indonesia telah melanggar pasal 26 ayat (2) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 yang menyatakan Bahwa Advokat Wajib Tunduk dan Mematuhi Kode Etik Advokat dan Ketentuan Tentang Dewan Kehormatan Organisasi Advokat”

Demikian surat Pengaduan ini dibuat Untuk ditindaklanjuti oleh Dewan Kehormatan DPD PERADI Jawa Tengah dan Pengadu Mohon agar Teradu diperiksa dan diberi tindakan sesuai Undang- Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat dan Kode Etik Advokat Indonesia.



Hormat Kami
Pengadu


Mochamad Handi Zulkarnain,S.H.


2 Responses to "Contoh Surat Aduan Pelanggaran Kode Etik"

  1. Artikel nya sangat menarik gan (y) Tulisannya juga enak dibaca.

    Bila butuh domain & hosting murah kunjungi jualdomainhostingmurah.com

    ReplyDelete